Pengalaman adalah guru yang terbaik, dan teladan adalah pendampingan yang terbaik. Tetapi keduanya tidak dapat menjamin saya untuk menjadi orang yang baik.
Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts
-
httsan
-
httsan
Pemimpin seringkali lupa bagaimana cara memimpin dengan benar, sedangkan yang terpimpin tidak pernah lupa bagaimana menuntut untuk dipimpin dengan baik.
-
httsan
Kehancuran peradaban manusia tidak karena peristiwa (bencana) alam tetapi lebih pada manusianya sendiri yang selalu menganggap dirinyalah pemilik alam. Contoh selalu dihadirkan Nya pada kita melalui “fenomena alam” dan kemudian diikuti oleh gempa sosial-budaya, dan kita selalu “menikmati”-nya kemudian melupakan…
-
httsan
Seringkali saya menganggap bahwa strata pendidikan tertentu adalah segalanya. Pelaku pada strata tersebut adalah manusia hebat dan paling hebat. Tetapi saya kadang teringat bahwa dalam kehidupan sejatinya manusia tidak mengenal strata. Ia adalah manusia dan hanya manusia, tanpa ada embel-embel apapun yang dapat membuatnya paling mulia, apalagi paling benar.
-
httsan
Saat kapital bicara, manusia tiada lagi harga. Tak ada asa yg patut disuara pada penguasa dan pemimpin agama. Golongan pembual SARA pun hilang tak bergema. Rasa berbangsa bak angin yg hadir sekejap saja… *keprihatinan untuk saudara2 ku yg terlindas masa…
-
httsan
Seribu satu ide tanpa satupun usaha dalam mewujudkannya sama dengan seribu satu ide tanpa satupun usaha dalam mewujudkannya… : )
-
httsan
Sering saya merasa pintar dan menganggap masukan dari pihak lain adalah ejekan dan pembodohan pada diri saya. Tapi… mungkin itu cara saya mengutarakan kebodohan saya yang sesungguhnya pada dunia.
-
httsan
Lebih sebulan yang jarang hujan, memasuki tiga hari awal Syawal terus diguyur hujan, terasa udara segar kembali berputar. Pagi pun kembali disambut oleh kicau burung… : )
-
httsan
Beropini negatif dan menyebarluaskannya adalah hak pribadi, tetapi kalau sudah masuk ranah fitnah dan dihembuskan pada pihak yang masih belia adalah sangat tidak bijaksana.
-
httsan
Tak terasa setahun sudah salah satu yang tercinta dalam kehidupan ini telah meninggalkan dunia fana. Saat mengunjungi makamnya di hari Idul Fitri kemarin, terbayang banyak hal tentangnya. Kebahagiaan dan kesenangan tentunya. Semoga kelak kita reuni kembali di syurga Nya.
-
httsan
Cermin itu dahsyat. Kita bisa melihat diri kita berada di tempat lain, dan melakukan hal yang sama, juga pada waktu yang sama. Yang membedakan adalah segalanya terlihat berlawanan.
-
httsan
Saat sayap mu terluka, jangan paksakan terbang mengangkasa. Melangkahlah terus tanpa putus, atur tenaga tanpa putus asa. Sejatinya, nilai pencapaian bukanlah dari jauh dekatnya kau terbang atau melangkah, tetapi dari usaha dan kekuatan asa sampai akhir masamu… *kutipan dari sebuah tulisan pemikiran…
-
httsan
Semangat kehidupan sering datang tak terduga. Percakapan berbasis teks dengan rekan di kereta pun mampu membuka suasana. Perbedaan cara memandang dan menyikapi keadaan adalah pengayaan dalam berolah pikiran. Sejatinya, teman adalah pelengkap dalam meniti hari kehidupan. *Jumat pagi yang mencerahkan… terimakasih…
-
httsan
Dalam suasana apapun, teman/sahabat dapat selalu mendukung tanpa batas waktu dan media. Kehadirannya kadang diluar batas yang bisa dibayangkan, bisa “24/7″, apalagi dijaman kemudahan komunikasi (chat, sms, dll). Hal ini tentu kan menghangatkan selalu kehidupan.Terimakasih… *terharu membaca sms teman lepas tengah malam…
-
httsan
Memberi teladan memerlukan energi yang besar. Diperlukan konsistensi dan waktu yang tidak sebentar. Karena tidak sekedar memberi contoh dan selesai. Terutama di lingkungan terdekat keseharian…
-
httsan
Kesendirian selalu menghadirkan sensasi tersendiri. Ada tantangan yang dapat timbul tenggelam dan ditentukan sepenuhnya sendiri. Dan juga selalu merangkaikan kerinduan akan keindahan, dan banyak hal lagi. Bukanlah kesepian. Mungkin ini yang dirasakan oleh pertapa atau saat meditasi dimanapun.
-
httsan
Membawa anak ikut serta dalam perjalanan menjelajah kota dan desa menjadi sangat menyenangkan manakala kita bisa mengondisikan kegembiraan dan keasyikan yang ada. Pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan akan melekat dan menjadi pembelajaran yang efektif bagi si anak. *pengalaman “long weekend” bersama krucil…
-
httsan
Pemulia tanaman di desa bercerita: pemberantas ulat bulu adalah ulat bulu itu sendiri. Ia telah mencoba dengan membusukkan beberapa ulat bulu dalam aquades, lalu dengan takaran tertentu dicampurkan pada air. Larutan “ulat bulu” ini sebagai bahan semprot yang handal untuk menghalau ulat bulu… *wow… organik bangettt…
-
httsan
Saat rekan seperjuangan meletakkan satu kakinya di tempat lain, maka itulah saatnya kita mawas diri, berhati-hati dan waspada. Kejelasan dalam keberpihakan, bagaimanapun, berkonsekuensi berat dalam melanjutkan perjalanan bersama dan kebersamaan. *pemikiran rekan melihat kutu loncat akhir-akhir ini…
-
httsan
Menyediakan fasilitas lengkap, makanan bergizi tinggi, dan bersekolah di tempat mahal sama sekali tidak menjamin kebahagiaan dan berkembangnya anak dengan baik. Mereka perlu kehadiran orang tua dalam kesehariannya, dan ini tidak ada yang dapat menggantikannya. Kualitas tanpa dibarengi kuantitas kebersamaan tidaklah cukup. Dan jika merasa telah menjadi orang tua “modern dan terdidik” hendaknya lebih meyadari hal ini.
-
httsan
Seberapa “Facebook”-kah anda..? Sadarkah sebagian waktu untuk anak, suami/istri, orang tua, rekan/sahabat kita terampas oleh kesibukan kita “bersosialisasi”..? Seberapa pentingkah dunia maya dibandingkan dengan dunia nyata di sekeliling kita..? Cukup lihat “cermin hati” maka kita akan mendapatkan jawabannya, jika berani lhoo… : )
-
Miftahgeek
Kalo jatah facebook saya ga usah dipermasalahkan kang, yang dipermasalahkan itu jatah twitter saya
-
Inov
mungkin hal ini yang membuat saya tidak punya facebook……
-
httsan
pantesan saya search mas Inov gak ada hehe…
-
-

sjafri mangkuprawira 8:30 am on December 25, 2011 Permalink |
ya di mata Allah…strata tertinggi/mulia seseorang adalah kadar iman-taqwanya…pendidikan yg dimilikinya cumalah titipan Allah…untuk diamalkan…bukan untuk dijadikan status kemuliaan…bukan dijadikan sebagai menara gading…
httsan 11:23 am on December 27, 2011 Permalink |
Pak Sjafri, saya setuju. Yang saya sering lupa adalah pada kenyataan di lapangan, saat ada keramaian mengatasnamakan strata pendidikan tertentu, opini yg mengalir adalah “kebenaran”. Padahal, dari pengalaman, banyak opini yg diplesetkan juga oleh kerumunan tersebut untuk kepentingannya.