Updates from August, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • httsan 9:35 am on August 31, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Banyak sekali kata-kata suci tertulis di wall, jargon-jargon terucap di status, dan cuplikan serta nukilan terpampang di blog, dan yang kemudian terpikirkan adalah adakah satu kata saja diantaranya yang sempat saya lakukan dengan sepenuh hati, dengan keikhlasan penuh, dan berpengaruh pada kehidupan diri sendiri… *renungan perenung…

     
  • httsan 10:53 am on August 24, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Selamat Ulang Tahun untuk Blogger Bogor (blogor.org), jadi ingat saat kelahirannya => http://goo.gl/27cK

     
  • httsan 11:50 pm on August 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Suatu teori modern mengatakan bahwa janganlah berkata “jangan” pada anak kita. Mmm mungkin si pembuat teori ini tidak mempunyai anak, atau tidak pernah bermain dan membimbing anaknya sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kondisi pemahaman ini, fungsi orang tua (mungkin) telah tergantikan dengan pembantu atau guru di sekolah.

     
  • httsan 11:44 pm on August 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Melati adalah bunga favorit ku, Malam ini aku memetiknya satu, Wewanginya menyebarkan getar kalbu, Mengingatkan engkau dalam perjuangan selalu, Meninggalkan kisah pilu dan sendu, Memercikkan semangat ntuk terus maju, dan tak ‘kan lekang semangat menggebu… *mengingat saat tabur bunga di pusara taman makam pahlawan

     
  • httsan 11:33 pm on August 16, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Menikmati keterbatasan adalah merasakan kemerdekaan. Menghormati keterbatasan adalah merasakan kemerdekaan. Memanfaatkan keterbatasan adalah kemerdekaan. Saat mana kemerdekaan kemudian dinikmati dan dimanfaatkan melewati segala keterbatasan, maka matilah kemerdekaan itu.

     
  • httsan 11:57 am on August 2, 2010 Permalink | Reply
    Tags:   


    Dua hal yang menjadi penghalang dalam menyelami kesenangan dan kegembiraan bersama rekan seperjalanan: memancing ikan dan menembak burung. Banyak yang menganggap bahwa saat umpan ditarik oleh ikan adalah saat yang paling mengasyikkan dalam memancing. Tetapi yang terbayang adalah saat itulah perjuangan mati-hidup sang ikan berhadapan dengan kepuasan manusia yang menikmatinya. Tak jauh berbeda saat letusan menandakan peluru melesat ke tubuh hewan yang menguasai langit…

     
    • Puguh 8:24 am on August 5, 2010 Permalink | Reply

      setuju Pak Hartanto, semua makhluk diciptakan oleh-Nya untuk diberikan kesempatan untuk menikmati kehidupan, ketika tidak mengancam jiwa kita kenapa harus kita musnahkan demi kepuasan semata…

c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.